Etika Profesi TI

Catatan kelas dosen Dwi Hastoto

 

Pert I - Intro

 

Klasifikasi hukum:

1.       Substantif & Prosedural

Substantif antara hak dan kewajiban c/: punya hak untuk bakar rumput, tapi wajib matikan apinya.

Prosedural langkah-langkah waktu melakukan sidang

2.       Private & Public

Private hukum yang mengatur antar warganegara (c/: perselisihan yang terjadi pada kontrak antar perusahaan)

Public antara warganegara & pemerintah / penguasa (c/: UMR)

 

Hukum aturan yg hrs dipatuhi maka ada paksaan publik untuk mentaati

Security system untuk menjaga masalah IP c/: enkripsi untuk menjamin dari hal-hal tertentu

Click wrap c/: beli CD lewat internet ada agreement OK. Pada saat barang datang ada agreement lagi dianggap udah OK saat click OK.

Box wrap c/: beli CD program, ketika box segel dibuka dianggap udah beli dan setuju.

 

IP (Intellectual Property):

1.       Trade Secret

2.       Patent hak yg diberikan pada orang yang menemukan hal baru

3.       Copyright hak yg diberikan pada orang yang punya sesuatu yang asli untuk mereproduksi kembali

4.       Trademark proteksi terhadap perbedaan suatu merk, slogan, huruf/kata2nya.

 

Torts hub timbal balik tanpa ada perjanjian

semakin teknologi berkembang bisa membuat privacy kita gak terjaga

c/: sms yang kasih hadiah2 (bisa aja illegal privacy terganggu)

c/: cookies (sesuatu yg kecil tg ditanamkan ke komp oleh suatu website) bisa memonitor kegiatan kita.

 

Pert 2 Basic Contract Law

 

Contract perjanjian (scr tertulis/tdk) yang jika dilanggar, hukum yg akan menyelesaikannya

pelaksanaan janji merupakan kewajiban

 

Kontrak yang sah butuh:

-          aggreement

-          consideration

o         ada pertukaran elemen2 kontrak

o         masing2 pihak menyetujui untuk melakukan sesuatu

-          capacity yang membuat kontrak menjadi valid

mis: minor (belum cukup umur), incompetent (orang yang harus berada dalam kondisi sadar & mentalnya baik)

-          legality kontrak dilaksanakan secara legal / tidak bertentangan dengan aturan2 yang ada di masyarakat

cat: tidak semua perjanjian adalah kontrak c/: memberi hadiah kalau dibatalkan tidak akan dihukum

 

Penyebab pembatalan kontrak:

1.       berdasarkan pihak yang mengadakan kontrak

c/: tiba2 salah satu pihak mencabut kontrak

2.       berdasarkan hukum

c/: berdasarkan kontrak pph a%, ternyata UU baru pphnya berubah kontrak batal

 

Quasi Contract

-          jika tidak ada perjanjian apa2, tapi ada pihak yang diuntungkan secara tidak fair / ada pihak meminta pemenuhan berdasarkan adjust & richment (ada pengambilan keuntungan yang tidak adil)

-          ada kesadaran dari si penerima jasa kalau dia menerima keuntungan dari jasa tersebut

-          ada jika:

o         penggugat membawa keuntungan bagi tergugat

o         penggugat mengharapkan kompensasi

o         tergugat bisa menerima keuntungan itu

 

Contract Formation:

1.       Offer penawaran

o         intent kesadaran untuk menawarkan sesuatu kepada pihak lain

o         certainty & definitness harus memiliki syarat2 pokok dan harus bisa dipercaya

o         communicated  disampaikan pada pihak yang akan menerima kontrak tersebut

2.       Acceptance penerimaan tawaran

o         intent kesadaran untuk terima tawaran

o         complete & unqualified menerima semua syarat kalo gak terima dianggap sebagai rejection, kalo terima tapi kasih syarat2 terjadi counter-offer (kedudukan bisa terbalik)

o         communicated harus dikomunikasikan pada orang yang kasih penawaran

3.       Consideration

Hal-hal yang tidak mencukupi untuk suatu consideration:

o         perjanjian yang menyesatkan menggambarkan yang tidak tepat tentang suatu fakta

o         seolah-olah ada consideration tapi ternyata tidak

4.       Capacity

Yang membuat kontrak itu valid:

o         pihak2 yang bukan minor sudah cukup umur

o         orang yang teken kontrak harus orang yang kompeten (sehat, waras, dll)

5.       Legality

 

Kontrak yang dibatalkan karena isinya tidak benar:

-          kontrak yang batal karena adanya kesalahan yang diketahui / dibuat oleh kedua pihak

-          karena kesalahan yang dibuat oleh satu pihak & pihak lain tau kalo itu salah

 

Hal2 yang dilakukan bila terjadi kesalahan:

-          harus bisa menjelaskan kalo ada misrepresentation

-          harus bisa buktikan kalo statemne tyang dibuat salah

-          bisa buktikan bahwa emang ada tujuan berbohong

-          bisa buktikan bahwa pihak korban sangat tergantung pada statement yang salah

 

Pert 3 Current & Future for E-commerce

 

4 issues (kendala2):

1.       Parity between electronic & paper records

belum bisa diterima 100% bahwa data elektronik itu sah c/: EDI

2.       Enforceability of shrinkwrap, clickwrap, boxtop licenses

tidak sama dengan basic contract

o         Shrinkwrap c/: beli CD pas buka bungkusnya baru ada termnya dianggap udah agree

o         Boxtop license / boxwrap : pas buka kotaknya dianggap udah OK!

o         Clickwrap beli barang online click agree (dianggap udah terjadi suatu kontrak) barang datang, ada additional term tapi dianggap udah setuju

tidak memenuhi complete & unqualified pada basic contract

3.       Attribution procedures

kudu ada metode yang bisa yakinkan kalo kontrak sah

4.       Digital signatures & certificates

 

Buyer terikat pada additional term jika:

1.       Cust harus diberi penjelasan tentang additional term tersebut dan harus tertulis dalam bahasa inggris

2.       Cust harus diberi penjelasan tentang apa yang dianggap sebagai suatu penerimaan. c/: dianggap menerima jika click ok / buka bungkusnya

3.       Cust harus diberi kesempatan untuk memeriksa syarat2

4.       Cust punya hak untuk kembalikan barang jika cust gak setuju pada syarat2 yang ada pada clickwrap, shrinkwrap, boxtop

5.       Cust tidak dapat terikat dengan syarat2 yang tidak layak

 

EDI (Electronic Data Interchange)

c/: matahari dengan unilever kalo matahari butuh barang, tinggal isi form, kirim, unilever terima

 

Pert 4 Contracting & Licencing Software

 

3 cara untuk mendapatkan software (skenario yang bisa dipertimbangkan):

1.       mempekerjakan orang / perusahaan lain untuk buat software

kelebihan: sesuai dengan keinginan kita (fully customize)

kekurangan: tidak efisien karena mungkin udah ada s/w sejenis yang dijual secara massal (biasanya ongkos yang dikeluarkan untuk buat sendiri lebih besar daripada beli)

2.       buat kontrak dengan vendor s/w yang punya copyright & trademark (menjadi pemegang lisensi)

c/: Indosat punya hak untuk distribusikan ORACLE karena udah jadi franchisenya ORACLE

kelebihan: bisa menegosiasikan lisensi

kekurangan: harus pegang konsekuensi berkaitan dengan isu2 legal / hukum yg tepat

3.       menggunakan produk massal

kekurangan: tidak ada negosiasi (lisensi untuk 1 orang saja)

kalo install di banyak komputer bisa dituntut secara hukum

 

-          Perusahaan yang membuat sendiri s/wnya dengan menghire orang lain untuk buat maka hak ciptanya ada di tangan perusahaan itu.

-          Kalo udah jadi standar umum suatu s/w gak bisa diproteksi lagi dengan IP (mis: copyright) c/: untuk file pasti ada new, open, save, dll hampir tiap s/w ada seperti itu udah jadi standar umum

-          Syarat patent: belum pernah dipublikasikan sampai 1 tahun yang lalu

 

Hal2 untuk membedakan employee & independent contractor:

1.       kontrol kerja

karyawan: apa dan bagaimana pekerjaan dikendalikan oleh perusahaan

contractor: kendalinya diatur oleh contractor itu sendiri

2.       tax/pajak

karyawan: pajak dibayar oleh perusahaan (dgn dipotong gajinya)

contractor: pajak tidak dimasukkan sebagai kompensasi biaya yang harus dikeluarkan perusahaan

3.       tools

karyawan: toolsnya disediakan kantor

contractor: punya tools sendiri

4.       expertise

karyawan: dilatih sendiri oleh perusahaan

contractor: pasti udah jago banget punya lisensi

5.       waktu pengerjaan

karyawan: bisa unlimited

contractor: waktunya ditentukan kalo lewat bisa kena pinalti (dipotong nilai kontraknya, dsb)

 

-          contract yang dibuat harus berisi klausa2 tentang trade secret untuk mencegah karyawan yang udah keluar menyebarkan trade secret perusahaan

-          general skill tidak bisa di protect dgn trade secret

c/: tadinya gak bisa VB karena buat program pake VB, jadi bisa

-          specific skill yang berhubungan dengan ciri khas perusahaan bisa diprotect dg trade secret

 

Konsekuensi yang tidak menyenangkan kalo sewa independent contractor:

1.       hire independent contractor (s/w house) ada batasan kalo mo upgrade karena yang boleh upgrade adalah yang punya hak cipta dlm hal ini independent contractor

2.       s/w yang dibuat bisa dijual ke lawan / saingan

 

Cara untuk mengurangi konsekuensi:

-          joint authorship

copyright dimiliki oleh kedua belah pihak

kalo s/w dijual ke org lain, perusahaan berhak dapat royalty

-          transfer ownership menyatakan dalam agreement bahwa hak ciptanya kalo udah kelar ditransfer dari si s/w house ke perusahaan yang menghirenya

 

Ada perbedaan kepentingan antara s/w house dg perusahaan yang menghire:

-          perusahaan jika dapat copyright bisa upgrade sendiri, bisa menggandakan

-          s/w house bisa jual lagi s/wnya ke perusahaan lain dg harga lebih murah

 

Apabila s/w yang ikut dalam lomba copyright punya yang buat sampe ada klausal tentang transfer ownership yang mentransfer copyright ke penyelenggara

  

Cara memproteksi s/w yang sudah dimiliki:

1.       meminta copyright dari s/w house yang sudah di-hire

2.       dpt license yang luas bisa pake toolboxnya, bisa upgrade sendiri

3.       kalo tidak dapat juga, harus punya agreement dgn s/w house tsb agar gak jual ke perusahaan sejenis yang lain biar s/w house & perusahaan laen gak dapet keuntungan

4.       NDA (Non Disclosure Agreement)

o         s/w yang udah dibuat untuk suatu perusahaan adalah rahasia yang tidak boleh diketahui siapapun

o         yang harus diperhatikan:

          s/w sbg subject trade secret

tidak boleh dipake untuk kepentingan yang buat s/w (gak boleh buat show, lomba, dll)

saat mendaftarkan hak cipta tidak perlu deskripsikan detail

          business process sbg trade secret

specific skill/ciri khas perusahaan yang menghire s/w house

o         dgn adanya NDA so trade secret (milik yg menghire) bisa digunakan bareng copyright (punya s/w house)

 

Proteksi saat pake s/w:

1.       IP indemnification

o         jika s/w dipake maka tidak akan mjd pelanggaran bg copyright, patent, ato hak2 milik pihak ke3

o         ketika pake s/w & ada yang nuntut pembuat s/w hrs tanggung jawab seluruhnya

2.       Limitation Liability

c/: s/w house gak tanggung jawab kalo ada error saat pemakaian s/w kalo mo dibenerin kudu panggil lagi

3.       Source Code Escrow Provision

saat s/w dibuat sewa auditor untuk ngawasin pembuatannya kalo belum beres, gak perlu bayar, but s/w house belum bisa kasih source code-nya juga

 

Bentuk License:

1.       non exclusive s/w vendor yang punya copyright boleh melisensikan s/w yg sama ke orang / perusahaan lain

2.       non transferable pemegang lisensi tidak boleh menjadi sublisensor (tidak boleh memberikan lisensi ke orang lain)

3.       normal operation pemegang lisensi tidak boleh menyewakan/menjual s/w lisensinya ke orang lain

4.       irrevocable bila yang pegang lisensi bayar iuran lisensi tiap tahun dan tidak melanggar aturan2 yang ada

 

Batasan license & kriteria pembayaran:

-          per user penggunaan lisensi dan bayarnya dibatasi menurut jumlah pemakainya

-          site based tidak membatasi jumlah user, tapi membatasi lokasi / equipment

-          number of copies berdasarkan jumlah penggandaan (berapa tempat dia menginstall, untuk berapa server / berapa banyak yang digandakan)

-          berdasarkan achievement tertentu: bayar berdasarkan acceptance datenya

-          timing issue: kapan lisensi abis masa berlakunya, kapan jatuh temponya, sehingga kita harus bayar fee setiap tahun

 

 Pert 5 Torts

 

Torts:

-          kesalahan yang dilakukan karena suatu tindakan / pembicaraan yang mengakibatkan kerugian pada properti seseorang

-          melanggar tanggung jawab (kewajiban) yang diinginkan masyarakat sebagai bagian dari suatu hukum

-          bisa merupakan interaksi kontrak (melanggar kewajiban yang disepakati) dan non kontrak (tidak punya kewajiban sehingga tidak perlu kewajiban dan tanggung jawab seperti kontrak2 lainnya)

 

Kerugian torts bisa diselesaikan dengan suatu tuntutan perdata (di indonesia), ada ganti rugi tapi tidak tertutup kemungkinan untuk dilakukan secara hukum

 

Bagaimana kita buktikan bahwa terjadi torts2 (hal2 yang harus diperhatikan)

-          si korban harus menunjukkan bukti bahwa menjadi korban akibat suatu kesalahan

-          penggugat (korban) punya kebutuhan untuk menunjukkan kerugiannya

 

3 klasifikasi torts:

1.       Intentional

o         terjadi jika tergugat punya maksud melakukan sesuatu yang mengakibatkan kerugian yang tidak diinginkan (tindakan pelanggaran dilakukan berdasarkan faktor kesengajaan)

o         bisa diselesaikan dengan hukum perdata

o         untuk melakukan tuntutan harus ada bukti:

          tergugat tau apa yang dilakukan

          tergugat tau apa konsekuensi yang muncul dari tindakannya

o         beberapa hal yang masuk dalam intentional:

          kesengajaan yang mengakibatkan gangguan emosional / tindakan yang berlebihan / melampaui batas yang membuat seseorang takut / tertekan. c/: debt collector jika nagih seseorang dan maksa dapat mengancam seseorang terkena gangguan emosional

          invansion of privacy 4 kategori:

          penggunaan nama seseorang untuk keperluan bisnis / komersial tanpa ijin

          mencampuri urusan pribadi seseorang / gangguan terhadap urusan pribadi, mengambil hak cipta / kekayaan intelektual

          public revelation of information menempatkan / meletakkan seseorang ke dalam pandangan yang salah / keliru menuduh seseorang dengan informasi yang tidak benar

          public revelation of facts menyebarkan fakta / rahasia milik seseorang ke orang2 yang tidak seharusnya tau

Isu2 yang harus diperhatikan saat bekerja:

          saat masuk pertama kali harus ikut test psychological, drug testing, polygraph testing

          saat kerja dimonitor, bisa juga karyawan konseling pada atasan (jangan dibocorin ke orang lain)

          email / telp di monitor berhak dilakukan perusahaan jika berkaitan dengan masalah security / cek apakah secara teknikal karyawannya berkualitas. Tapi kalo monitoring dilakukan di tempat2 yang privacy, akan jadi pelanggaran / torts

          Fitnah (defamation)

          Membuat pernyataan yang tidak benar dan merugikan reputasi seseorang

          Jika info yang tidak benar disampaikan ke pihak ke 3

Defence yang dapat dilakukan:

          Kebenaran (truth) kalo bisa buktikan bahwa yang difitnah itu benar, maka bisa dijadikan kebenaran/truth

          Absolute privilege fitnah yang dilakukan seseorang karena profesionalismenya. c/: dalam pengadilan jaksa boleh mengeluarkan kata2 yang keras / cenderung menuduh untuk menekan tersangka

          Qualified privilege statement yang dibuat memang tidak mengandung unsur kedengkian dan hanya diinformasikan ke pihak yang berhak menerima

          Fraud / misrepresentation

          Melakukan pembohongan menyatakan elemen yang keliru

Elemen yang membuktikan fraud:

          Anda salah menggambarkan fakta / materi

          Tau bahwa fakta yang ditunjukkan salah dan nekat mengabaikan kebenaran

          Untuk membujuk seseorang percaya pada fakta yang salah dan timbul kerugian akibat percaya fakta tersebut

          conversion mengambil milik / properti orang lain tanpa ijin

          tresspass seseorang yang masuk ke wilayah properti seseorang

2.       Negligence

o         bukan karena sengaja, tapi karena kurang hati2 di lingkugan sekitarnya (kelalaian)

o         pertanggungjawaban terhadap negligence muncul jika ada 4 elemen:

          defendant (tergugat) punya kewajiban untuk memperhatikan lingkungan sekitarnya (korbannya)

          kemudian kewajiban itu dilanggar

          si korban menderita kerugian

          apa yang dilakukan merupakan penyebab terdekat negligence

3.       Strict liability

o         terjadi karena aktivitas yang beresiko tinggi walau tidak menunjukkan kesalahan

o         c/: orang yang merubuhkan bangunan tua dengan bahan peledak aktivitas tidak melanggar tapi ada resiko tinggi untuk mengakibatkan kerugian pada orang lain

o         akibatnya sudah diduga, tapi tidak termasuk pelanggaran terhadap aturan yang berlaku

o         jika menyebabkan kerugian terhadap seseorang, dimana disadari akan beresiko tinggi, tetap saja dilakukan

o         untuk penyelesaian dengan kompensasi ganti rugi properti / finansial / hukum

 

UTS kasus dari detik.com tentang pembajakan s/w

Pert 1-6 kontrak, license, e-commerce, cybertorts (sedikit), bagaimana mengembangkan s/w

 

 

Contact me: pchan@bonbon.net